OilSeal Puller. Gambar Oil Seal Puller. SST lainnya yang juga sering digunakan adalah oil seal puller. Fungsinya adalah untuk melepas seal perapat pada oli. Biasanya alat ini akan melepas seal oli pada bagian seperti transmisi, kaki, dan lainnya. Prinsip kerja dari alat ini adalah dengan memanfaatkan setiap kaki yang dipasang pada tiap Oilseal gardan biasanya dipasang pada rumah atau housing gardan dan poros drive pinion gear. 13. Bearing Cup Bearing cup adalah salah satu komponen gardan yang memiliki fungsi untuk menahan bearing axel yang terletak berdampingan dengan side gear. Tidak hanya menahan bearing axle shaft melainkan juga menahan seluruh komponen gardan agar tetap 1Wellhead Posted by hasan Wellhead merupakan salah satu komponen penting dalam proses pengeboran dalam oil dan gas.wellhead biasanya dipasang pada se Author: Doddy Sutedja. 153 downloads 1323 Views 140KB Size. Report. DOWNLOAD PDF. Recommend Documents # posted by 3:11 PM Manifesto . By FADLOLI HASAN NIM . Gambar Baru Posted by Aga Yuditra . Apaitu Oil Seal, komponen yang berfungsi seperti baut atau mur yang mampu melindungi celah pada mesin untuk mencegah keluar masuknya oli. Biasanya, seal jenis ini dipasangkan di antara groove metal retaining ring dan terbuat dari bahan karet. Ketika gasket dipasang, ia akan berubah bentuk sesuai dengan keelastisannya. Perubahan ini Macamfungsi seal dan mengatahui ukuranya.- Seal adalah suatu komponen yang berfungsi untuk mencegah masuk dan keluarnya oli dari suatu celah.Pemakaian seal dari bahan tertentu disesuaikan tipe perapatannya. Pada mesin, ada 2 jenis perapat, yaitu perapatan statis dan perapatan dinamis.Tipe perapatan statis (static seal) digunakan pada komponen yang tidak bergerak. Hydraulicseal dapat dikelompokan menjadi 4 jenis, yaitu: Piston Seal - dipasang pada Piston Rod Seal - dipasang pada Housing Guide Ring - dipasang untuk menghindari gesekan antara piston dgn silinder. "/> Bearingdipasang pada as roda dan ditempat-tempat yang berputar lainnya. karena biasanya bearing ada di posisi yang tidak terlihat, sehingga tidak bisa selalu diakses untuk perawatan. Secara umum, bearing terdiri dari: NOK Oil Seal VC 35 - 47 - 5 Rp 8,300; SEAL, OIL V2403 - 6 Rp 102,817; Pembayaran; Dukungan Teknis; SealShock Bocor. Biasanya ini yang sering terjadi, seal berfungsi untuk menahan oli shock supaya tidak keluar, dan kalau rusak dan menimbulkan celah dan oli didalamnya akan keluar. Seal basanya hanya sekali pakai, kalau di bongkar dan dipasang kembali biasanya seal akan rusak karena terkena peralatan bengkel untuk membuka seal. Baca juga QreiU8Z. 0% found this document useful 0 votes14K views5 pagesCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes14K views5 pagesPengertian Sederhana Dari Oil Seal Adalah Komponen Pada Suatu Mesin Yang Berfungsi Menyekat PelumasJump to Page You are on page 1of 5 You're Reading a Free Preview Page 4 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Oil Seal adalah komponen pada suatu mesin yang berfungsi menjaga pelumas tetap di dalam mesin dan melindungi mesin dari kontaminan luar. Fungsi utama pelumas adalah untuk memastikan tidak ada gesekan langsung antar komponen mesin agar komponen tidak cepat aus – alhasil, umur pakai komponen pun menjadi tambah panjang. Gambar 1 – Produk Oil seal SKF Selain itu, Oil Seal juga dipakai untuk mencegah kontaminan luar Air, debu, kotoran, zat-zat asam masuk ke dalam mesin. Jika kontaminan masuk ke dalam mesin, maka umur pakai komponen mesin tidak akan tahan lama. Gambar 2 – Ilustrasi Oil seal mencegah kontaminasi dari luar. Gambar 3 – Komponen Oil Seal dipasang pada aplikasi shaft yang berputar. Hubungi kami sekarang juga untuk informasi lebih lanjut seputar pengetahuan seal di 0616620-616/7 Office, 085261124557 Whatsapp Only, ataupun email di[email protected] Our Company Jl. G. Krakatau No. 6-6A-6BMedan 20238Telp. +6261 6620616/617Fax. +6261 6620605E-mail [email protected] Jl. Soekarno Hatta Labuh Baru Barat, Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau 28291Telp. +62761 864570/571Fax. +62761 864573E-mail [email protected] Jl. Teuku Umar, Komplek Pontianak Mall Blok C No. 43-44Pontianak 78122Telp. +62 561 574948Fax. +62 561 574947E-mail [email protected] Satu lagi benda kecil yang penting bagi kelangsungan sebuah engine adalah seal. seal memiliki pengaruh yang tak jauh berbeda pentingnya dengan baut dan mur. Seal digunakan sebagai penyekat atau perapat pada bagian yang saling disambungkan terhadap kebocoran cairan, udara, debu, dan menjaga tekanan. Terdapat dua jenis bentuk seal, yaitu dynamic seal dan static seal. Klasifikasi selengkapnya bisa anda lihat berikut di bawah ini. 1. Dynamic Seal digunakan sebagai perapat pada parts yang bergerak, contohnya adalah Radial lip seal, Clearance seal, Ring seal, Face seal, Compression packing, Molded packing dan Diaphragma seal. 2. Static Seal digunakan sebagai perapat pada parts statis fixed parts, contonya adalah Static O-ring, Metallic gasket, Non metallic gasket dan Sealant. Radial Lip Seal Oil Seal Radial lip seal digunakan sebagai penyekat untuk pelumas pada sistem yang memiliki shaft berputar. Radial lip seal ini biasa disebut juga oil seal. Penyekat atau perapatan sealing berdasarkan perbedaan ukuran antara elemen seal dan diameter luar shaft merupakan dasar prinsip sealing, juga ditambahkan spring dibelakang lip seal. Antara lip seal dengan shaft harus terdapat lapisan film sebagai perapat dan pelumas. Bila lapisan film terlalu tebal, maka cairan akan bocor tetapi bila terlalu tipis akan timbul gesekan dan keausan pada lip seal. Tebal tipisnya lapisan film dipengaruhi oleh tekanan lip seal. Oil seal dibedakan berdasar bentuk lip seal. Di bawah ini merupakan gambar lip seal atau oil seal dan bentuk dasarnya untuk single lip dan double lip. Untuk macam-macam lip seal anda bisa lihat berikut ini. 1. Single lip seal lip tidak menggunakan spring loaded, digunakan untuk sealing cairan kental seperti grease pada shaft dengan kecepatan lambat. 2. Single lip spring loaded spring loaded membantu kerapatan seal, digunakan untuk sealing cairan dengan viskositas yang rendah pada shaft kecepatan putar tinggi dan pada daerah yang tidak berdebu. 3. Double lip lip seal menghadap berlawanan arah dengan tambahan spring loaded pada kedua sisinya. Digunakan sebagai sealing terhadap cairan pada lip yang dilengkapi dengan spring loaded, sedangkan sisi lip yang lain melakukan sealing terhadap debu atau partikel. 4. Dual lip lip seal menghadap berlawanan arah dan memiliki spring loaded pada kedua sisinya. Digunakan sebagai sealing terhadap pelumas kental pada salah satu sisi dan sebagai sealing terhadap cairan pada sisi yang lain. Pemasangan oil seal harus diperhatikan untuk mencegah kerusakan dini atau kebocoran akibat rusaknya lip seal. Lip mudah sobek dan rusak. Sebelum dipasang seal harap disimpan secara aman, jauh dari panas dan bermanfaat bagi teman-teman sekalian. Terima kasih !